Tuesday, April 12, 2005

Saya orang jawa, tapi.....

Ayah saya lahir di solo dengan kakek-nenek saya yang orang solo pula, sementara ibu saya lahir di solo juga namun kakek-nenek dari ibu berasal dari rembang, daerah pesisir utara namun masih jawa tengah juga. Jadi tak ada keraguan lagi betapa kentalnya darah jawa yang mengalir di nadi saya.
Tak mungkin saya ingkari jika sifat, perilaku serta tingkah laku keseharian saya sedikit banyak dipengaruhi oleh budaya orang jawa. Mulai dari sifat ramah, terbuka, menghormati orang laen, sabar, legowo hingga sifat negatif orang jawa layaknya, menerima apa adanya, membiarkan semuanya berjalan sesuai alurnya(gampang pasrah) serta banyak lagi.
Sebagai orang Jawa dengan kehidupan zaman modern, tak pelak lagi segala macam bentuk asimilasi budaya harus saya lakukan, dengan alasan agar tetap exist,. Setelah saya menjalani 1/3 dari hidup saya (jika mengacu pada umur nabi), memang asimilasi perlu, tapi bukan berarti akan mengikis habis urat-urat jawa yang ada.
Mungkin yang tertulis diatas juga merupakan salah satu budaya jawa yang masih mengalir dalam darah saya"kemampuan beradaptasi yang tinggi di segala bentuk budaya manusia". Olehnya jangan terkejut jika setiap anda menginjakkan kaki dimanapun setiap ada penjual soto, bakso, saya berani bertaruh mereka adalah orang jawa.
Saat ini saya hidup di Bandung, yah meski masih satu pulau juga tapi orang sunda pasti mengidentifikasikan saya sebagai orang jawa, mengacu pada jawa tengah ke timur. Di sini dengan mudahnya saya menemukan orang jawa setiap mata saya membuang pandang.
Namun di sisi lain, orang jawa juga memiliki sebuah budaya yang sangat kurang saya setujui. karena dengan budaya tersebut bisa jadi adalah salah satu penyebab keterpurukan bangsa Indonesia. Kebiasaan tersebut yaitu "sungkan" atau dalam jawa tengah disebut "pakewuh".
Makna sebenarnya adalah berhubungan dengan sopan santun, tapi dalam pelaksanaannya yang terjadi adalah penyamaran terhadap suatu keburukan dari realitas yang terjadi.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home